Suatu hari, seorang siswa biasa tiba-tiba mendapat cheat: ia bisa melihat tingkat kesukaan orang lain dalam bentuk angka yang melayang di atas mereka. Dengan fitur hidup ala game ini, ia coba menata ulang kesehariannya di sekolah, dari menghindari konflik sampai menciptakan momen naik level dengan teman-teman. Semuanya terasa simpel dan terukur, sampai ia menatap sang heroine kampus… dan menemukan penghitungnya tidak bergerak sama sekali, seolah sistem menolak membaca perasaannya.
Tergelitik oleh misteri itu, ia melakukan berbagai percobaan kocak dan nekat untuk memicu perubahan, sementara angka-angka orang lain di sekitarnya terus fluktuatif memancing salah paham. Di tengah tawa, gosip, dan momen deg-degan, ia mulai sadar bahwa data tidak pernah bisa merangkum rumitnya hati manusia. Berdua, mereka menelusuri alasan di balik counter yang berhenti, belajar melepas obsesi pada angka, dan membangun koneksi yang nyata lewat komunikasi dan keberanian membuka diri.
Suatu hari, seorang siswa biasa tiba-tiba mendapat cheat: ia bisa melihat tingkat kesukaan orang lain dalam bentuk angka yang melayang di atas mereka. Dengan fitur hidup ala game ini, ia coba menata ulang kesehariannya di sekolah, dari menghindari konflik sampai menciptakan momen naik level dengan teman-teman. Semuanya terasa simpel dan terukur, sampai ia menatap sang heroine kampus… dan menemukan penghitungnya tidak bergerak sama sekali, seolah sistem menolak membaca perasaannya.
Tergelitik oleh misteri itu, ia melakukan berbagai percobaan kocak dan nekat untuk memicu perubahan, sementara angka-angka orang lain di sekitarnya terus fluktuatif memancing salah paham. Di tengah tawa, gosip, dan momen deg-degan, ia mulai sadar bahwa data tidak pernah bisa merangkum rumitnya hati manusia. Berdua, mereka menelusuri alasan di balik counter yang berhenti, belajar melepas obsesi pada angka, dan membangun koneksi yang nyata lewat komunikasi dan keberanian membuka diri.
Suatu hari, seorang siswa biasa tiba-tiba mendapat cheat: ia bisa melihat tingkat kesukaan orang lain dalam bentuk angka yang melayang di atas mereka. Dengan fitur hidup ala game ini, ia coba menata ulang kesehariannya di sekolah, dari menghindari konflik sampai menciptakan momen naik level dengan teman-teman. Semuanya terasa simpel dan terukur, sampai ia menatap sang heroine kampus… dan menemukan penghitungnya tidak bergerak sama sekali, seolah sistem menolak membaca perasaannya.
Tergelitik oleh misteri itu, ia melakukan berbagai percobaan kocak dan nekat untuk memicu perubahan, sementara angka-angka orang lain di sekitarnya terus fluktuatif memancing salah paham. Di tengah tawa, gosip, dan momen deg-degan, ia mulai sadar bahwa data tidak pernah bisa merangkum rumitnya hati manusia. Berdua, mereka menelusuri alasan di balik counter yang berhenti, belajar melepas obsesi pada angka, dan membangun koneksi yang nyata lewat komunikasi dan keberanian membuka diri.