Raka, siswa pindahan dengan tatapan tajam dan reputasi kelam, masuk ke sekolah baru yang penuh geng pelajar dan pungli. Di balik auranya yang bikin gentar, ia memegang kode berandalan murni: tidak membully, tidak memeras, hanya bertarung untuk melindungi. Saat aturan jalanan bentrok dengan peraturan sekolah, Raka bertemu Naya, ketua OSIS yang idealis, dan tanpa sengaja mereka jadi duo yang menata ulang hierarki kekerasan di koridor kelas.
Ketika cuplikan pertarungan Raka viral, perhatian geng-geng lain memanas dan konflik melebar ke luar pagar sekolah. Raka dipaksa memilih antara damai yang rapuh atau duel puncak yang bisa menuntaskan stigma masa lalunya. Di tengah tekanan, ia mengumpulkan sekutu lintas kubu, membuka rahasia yang menodai namanya, dan menaruh masa depan mereka pada satu prinsip sederhana: keberanian itu murni saat tidak dipakai untuk menindas.
Raka, siswa pindahan dengan tatapan tajam dan reputasi kelam, masuk ke sekolah baru yang penuh geng pelajar dan pungli. Di balik auranya yang bikin gentar, ia memegang kode berandalan murni: tidak membully, tidak memeras, hanya bertarung untuk melindungi. Saat aturan jalanan bentrok dengan peraturan sekolah, Raka bertemu Naya, ketua OSIS yang idealis, dan tanpa sengaja mereka jadi duo yang menata ulang hierarki kekerasan di koridor kelas.
Ketika cuplikan pertarungan Raka viral, perhatian geng-geng lain memanas dan konflik melebar ke luar pagar sekolah. Raka dipaksa memilih antara damai yang rapuh atau duel puncak yang bisa menuntaskan stigma masa lalunya. Di tengah tekanan, ia mengumpulkan sekutu lintas kubu, membuka rahasia yang menodai namanya, dan menaruh masa depan mereka pada satu prinsip sederhana: keberanian itu murni saat tidak dipakai untuk menindas.
Raka, siswa pindahan dengan tatapan tajam dan reputasi kelam, masuk ke sekolah baru yang penuh geng pelajar dan pungli. Di balik auranya yang bikin gentar, ia memegang kode berandalan murni: tidak membully, tidak memeras, hanya bertarung untuk melindungi. Saat aturan jalanan bentrok dengan peraturan sekolah, Raka bertemu Naya, ketua OSIS yang idealis, dan tanpa sengaja mereka jadi duo yang menata ulang hierarki kekerasan di koridor kelas.
Ketika cuplikan pertarungan Raka viral, perhatian geng-geng lain memanas dan konflik melebar ke luar pagar sekolah. Raka dipaksa memilih antara damai yang rapuh atau duel puncak yang bisa menuntaskan stigma masa lalunya. Di tengah tekanan, ia mengumpulkan sekutu lintas kubu, membuka rahasia yang menodai namanya, dan menaruh masa depan mereka pada satu prinsip sederhana: keberanian itu murni saat tidak dipakai untuk menindas.