Seorang mahasiswa biasa tanpa banyak pengalaman romansa tiba-tiba menemukan aplikasi hipnosis misterius di ponselnya. Godaan untuk mengubah nasib membuatnya mulai bereksperimen, menimbulkan situasi kocak, keakraban yang serba canggung, dan perhatian yang tak disangka-sangka. Di balik fantasi yang menggiurkan, ia mendapati bahwa tiap langkah membawa konsekuensi yang tak mudah ditarik kembali.
Semakin dalam ia terlibat, batas antara keinginan pribadi dan kenyataan kian kabur. Rasa bersalah, dinamika pertemanan, hingga risiko kehilangan dirinya sendiri menjadi tantangan nyata. Pada akhirnya, ia harus memilih: mengejar fantasi instan atau membangun koneksi yang tulus dengan cara yang bertanggung jawab. Karya ini menyajikan komedi dewasa sekaligus refleksi tentang batas, otonomi, dan pilihan hidup.
Seorang mahasiswa biasa tanpa banyak pengalaman romansa tiba-tiba menemukan aplikasi hipnosis misterius di ponselnya. Godaan untuk mengubah nasib membuatnya mulai bereksperimen, menimbulkan situasi kocak, keakraban yang serba canggung, dan perhatian yang tak disangka-sangka. Di balik fantasi yang menggiurkan, ia mendapati bahwa tiap langkah membawa konsekuensi yang tak mudah ditarik kembali.
Semakin dalam ia terlibat, batas antara keinginan pribadi dan kenyataan kian kabur. Rasa bersalah, dinamika pertemanan, hingga risiko kehilangan dirinya sendiri menjadi tantangan nyata. Pada akhirnya, ia harus memilih: mengejar fantasi instan atau membangun koneksi yang tulus dengan cara yang bertanggung jawab. Karya ini menyajikan komedi dewasa sekaligus refleksi tentang batas, otonomi, dan pilihan hidup.
Seorang mahasiswa biasa tanpa banyak pengalaman romansa tiba-tiba menemukan aplikasi hipnosis misterius di ponselnya. Godaan untuk mengubah nasib membuatnya mulai bereksperimen, menimbulkan situasi kocak, keakraban yang serba canggung, dan perhatian yang tak disangka-sangka. Di balik fantasi yang menggiurkan, ia mendapati bahwa tiap langkah membawa konsekuensi yang tak mudah ditarik kembali.
Semakin dalam ia terlibat, batas antara keinginan pribadi dan kenyataan kian kabur. Rasa bersalah, dinamika pertemanan, hingga risiko kehilangan dirinya sendiri menjadi tantangan nyata. Pada akhirnya, ia harus memilih: mengejar fantasi instan atau membangun koneksi yang tulus dengan cara yang bertanggung jawab. Karya ini menyajikan komedi dewasa sekaligus refleksi tentang batas, otonomi, dan pilihan hidup.