Dikhianati di puncak perang melawan kegelapan, seorang Santo Pedang legendaris tewas dan justru terlempar kembali ke masa awal kariernya. Saat membuka mata, ia berada dalam tubuh pewaris buangan dari sebuah keluarga nekromancer yang ditakuti. Demi membalikkan nasib, ia menyamar sebagai anggota patuh, menekan auranya dan mempelajari sihir kematian dari balik bayang-bayang. Dengan logika seorang ksatria dan taktik dingin, ia mulai meretas aturan rumah itu dari dalam. Aliansi tak terduga dengan seorang ahli waris nekromancer yang idealis menjadi kunci langkah pertamanya.
Rencana balas dendamnya berubah arah ketika ia menyadari kebenaran pahit: musuh sesungguhnya bukan hanya para pemanggil mayat, tetapi juga jaringan bangsawan dan gereja yang menunggangi ketakutan publik. Di persimpangan moral abu-abu, ia menciptakan gaya bertarung hibrida aura dan tulang, memimpin pasukan undead dengan kode etik ksatria. Tiap duel, intrik politik, dan ritual terlarang mendorongnya makin jauh dari gelar lama menuju peran baru sebagai pemberontak. Tujuannya jelas: merombak keseimbangan hidup dan mati sekaligus menulis ulang takdir dunia.
Dikhianati di puncak perang melawan kegelapan, seorang Santo Pedang legendaris tewas dan justru terlempar kembali ke masa awal kariernya. Saat membuka mata, ia berada dalam tubuh pewaris buangan dari sebuah keluarga nekromancer yang ditakuti. Demi membalikkan nasib, ia menyamar sebagai anggota patuh, menekan auranya dan mempelajari sihir kematian dari balik bayang-bayang. Dengan logika seorang ksatria dan taktik dingin, ia mulai meretas aturan rumah itu dari dalam. Aliansi tak terduga dengan seorang ahli waris nekromancer yang idealis menjadi kunci langkah pertamanya.
Rencana balas dendamnya berubah arah ketika ia menyadari kebenaran pahit: musuh sesungguhnya bukan hanya para pemanggil mayat, tetapi juga jaringan bangsawan dan gereja yang menunggangi ketakutan publik. Di persimpangan moral abu-abu, ia menciptakan gaya bertarung hibrida aura dan tulang, memimpin pasukan undead dengan kode etik ksatria. Tiap duel, intrik politik, dan ritual terlarang mendorongnya makin jauh dari gelar lama menuju peran baru sebagai pemberontak. Tujuannya jelas: merombak keseimbangan hidup dan mati sekaligus menulis ulang takdir dunia.
Dikhianati di puncak perang melawan kegelapan, seorang Santo Pedang legendaris tewas dan justru terlempar kembali ke masa awal kariernya. Saat membuka mata, ia berada dalam tubuh pewaris buangan dari sebuah keluarga nekromancer yang ditakuti. Demi membalikkan nasib, ia menyamar sebagai anggota patuh, menekan auranya dan mempelajari sihir kematian dari balik bayang-bayang. Dengan logika seorang ksatria dan taktik dingin, ia mulai meretas aturan rumah itu dari dalam. Aliansi tak terduga dengan seorang ahli waris nekromancer yang idealis menjadi kunci langkah pertamanya.
Rencana balas dendamnya berubah arah ketika ia menyadari kebenaran pahit: musuh sesungguhnya bukan hanya para pemanggil mayat, tetapi juga jaringan bangsawan dan gereja yang menunggangi ketakutan publik. Di persimpangan moral abu-abu, ia menciptakan gaya bertarung hibrida aura dan tulang, memimpin pasukan undead dengan kode etik ksatria. Tiap duel, intrik politik, dan ritual terlarang mendorongnya makin jauh dari gelar lama menuju peran baru sebagai pemberontak. Tujuannya jelas: merombak keseimbangan hidup dan mati sekaligus menulis ulang takdir dunia.