Seorang siswa SMA yang bercita-cita menjalani kisah cinta ala komedi romantis mendapati rencananya selalu buyar gara-gara empat ibu yang super aktif dan sangat protektif. Mereka mengatur jadwal, memantau chat, bahkan ikut merancang kencan, semua demi memastikan anak-anak mereka tidak “salah langkah.” Alih-alih momen manis yang sederhana, setiap usaha pendekatan berubah menjadi misi rumit dengan aturan ketat dan pengawasan nonstop.
Di tengah kehebohan itu, ia mulai memahami alasan di balik campur tangan para ibu, sekaligus menemukan cara untuk menyampaikan perasaannya secara jujur. Dengan dukungan teman-teman, ia menantang batasan yang dipasang orang dewasa, mencoba menulis ulang kisahnya sendiri. Persaingan, salah paham, dan kehangatan keluarga bertemu dalam rentetan kejadian kocak yang menguji keteguhan hati serta keberanian untuk tumbuh.
Seorang siswa SMA yang bercita-cita menjalani kisah cinta ala komedi romantis mendapati rencananya selalu buyar gara-gara empat ibu yang super aktif dan sangat protektif. Mereka mengatur jadwal, memantau chat, bahkan ikut merancang kencan, semua demi memastikan anak-anak mereka tidak “salah langkah.” Alih-alih momen manis yang sederhana, setiap usaha pendekatan berubah menjadi misi rumit dengan aturan ketat dan pengawasan nonstop.
Di tengah kehebohan itu, ia mulai memahami alasan di balik campur tangan para ibu, sekaligus menemukan cara untuk menyampaikan perasaannya secara jujur. Dengan dukungan teman-teman, ia menantang batasan yang dipasang orang dewasa, mencoba menulis ulang kisahnya sendiri. Persaingan, salah paham, dan kehangatan keluarga bertemu dalam rentetan kejadian kocak yang menguji keteguhan hati serta keberanian untuk tumbuh.
Seorang siswa SMA yang bercita-cita menjalani kisah cinta ala komedi romantis mendapati rencananya selalu buyar gara-gara empat ibu yang super aktif dan sangat protektif. Mereka mengatur jadwal, memantau chat, bahkan ikut merancang kencan, semua demi memastikan anak-anak mereka tidak “salah langkah.” Alih-alih momen manis yang sederhana, setiap usaha pendekatan berubah menjadi misi rumit dengan aturan ketat dan pengawasan nonstop.
Di tengah kehebohan itu, ia mulai memahami alasan di balik campur tangan para ibu, sekaligus menemukan cara untuk menyampaikan perasaannya secara jujur. Dengan dukungan teman-teman, ia menantang batasan yang dipasang orang dewasa, mencoba menulis ulang kisahnya sendiri. Persaingan, salah paham, dan kehangatan keluarga bertemu dalam rentetan kejadian kocak yang menguji keteguhan hati serta keberanian untuk tumbuh.